Berita

Foto/RMOLSumut

Nusantara

Kerajaan Purba Pakpak Dari Simalungun Diperjuangkan Masuk FSKN

RABU, 08 AGUSTUS 2018 | 21:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kerajaan Istana Purba Pakpak di Kabupaten Simalungun diusulkan masuk dalam bagian Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN).

Pengusulannya dilakukan beberapa perwakilan keturunan marga Purba Pakpak saat bertemu Ketua Dewan Pembina FSKN, Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono, di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 8/8).

Para perwakilan tersebut adalah Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Parlindungan Purba, dan para keturunan Raja Purba Pakpak seperti Arifin Purba Pakpak, Alison Purba, Marim Purba dan Tonny Saritua Purba Pakpak.

"Dalam pertemuan tersebut, kami meminta arahan mengenai syarat agar didaftarkan dalam FSKN," kata Tonny Saritua Purba Pakpak, lewat keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLSumut.


Dari pertemuan tersebut, mereka akan mempersiapkan beberapa hal yang akan mendukung proses registrasi Kerajaan Purba Pakpak ke dalam FSKN. Yaitu, bukti Kerajaan Purba Pakpak baik berbentuk istana maupun bentuk fisik lain.

Kemudian, cerita sejarah terkait kerajaan tersebut, legalitas adat seperti perkumpulan atau dalam bahasa batak disebut punguan, termasuk struktur silsilah keturunan dari kerajaan tersebut.

"Artinya, kami akan mengupayakan semua syarat itu. Ini akan kami sampaikan kepada pengurus perkumpulan Purba Pakpak," ujar Tonny.

Menurut Tonny, Nono Sampono sangat menghargai kedatangan para perwakilan dari marga Purba Pakpak. Ia bahkan menjadwalkan kunjungan langsung ke Rumah Bolon Purba Pakpak di Pematang Purba, Kabupaten Simalungun,  bersama anggota DPD, Parlindungan Purba, pada 7 September mendatang.

Bagi Purba Pakpak, kunjungan Nono menjadi penting untuk meyakinkan Nono tentang keberadaan Kerajaan Purba Pakpak di tanah Habonaron Do Bona.

"Kami sangat berharap ini awal baik untuk memperkenalkan Kerajaan Purba Pakpak kepada masyarakat Indonesia, sekaligus berharap dapat ikut dalam Kirab Kebudayaan pada Oktober 2018 di Sumenep, Madura," tutup Tonny. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya