Berita

Foto/RMOL

Dunia

Jenazah Tentara AS Yang Tewas Dalam Perang Korea Dipulangkan

RABU, 01 AGUSTUS 2018 | 23:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 55 jenazah tentara Amerika Serikat yang tewas sepanjang Perang Korea telah diterbangkan ke Hawaii, AS, Rabu sore waktu Seoul, Korea Selatan (1/8).

Ke-55 jenazah ini dipindahkan dari wilayah Korea Utara ke Pangkalan Militer AS di Osan, Korea Selatan, pekan lalu (Jumat, 27/7).

Demikian dikatakan Deputi Jurubicara Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, Kim Deuk-hwan, dalam jamuan makan malam dengan delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Seoul, Rabu (1/8).


"Setelah uji forensik, jenazah-jenazah itu diterbangkan ke Hawaii, sore tadi," kata dia.

Sekitar 5.300 tentara AS tewas dalam perang yang terjadi selama tiga tahun antara 1950 hingga 1953.

Setelah ini, pihak Korea Utara dan Amerika Serikat sepakat untuk melanjutkan pencarian jenazah tentara AS lainnya di Korea Utara.

Perang Korea adalah perang antara Korea Utara melawan 16 negara yang tergabung dalam pasukan multinasional di bawah bendera PBB. Perang terjadi pada bulan Juni 1950. Pada bulan Januari 1951, Republik Rakyat China (RRC) melibatkan diri dalam peperangan setelah tentara AS merengsek masuk ke teritori negara itu.

Ke-55 jenazah tentara AS yang telah diserahkan itu ditemukan beberapa waktu lalu oleh pihak Korea Utara. Penyerahan jenazah oleh pihak Korea Utara kepada pihak Amerika Serikat adalah bagian dari upaya kedua negara meredakan ketegangan setelah Presiden Donald Trump bertemu pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, di Singapura pada bulan Juni lalu.

Delegasi PWI yang berkunjung ke Korea terdiri dari Ketua bidang Luar Negeri PWI Teguh Santosa, Anggota Dewan Penasihat PWI Adnan Nyak Sarong, Ketua PWI Riau Zulmansyah, Wakil Ketua bidang Kesra PWI Jambi Riduan Agus Agusnan, Bendahara PWI Riau Oberlin Marbun, Sekretaris PWI Kalimantan Timur  Wiwid Marhaendra Wijaya, dan Sekretaris bidang Pariwisata PWI Papua Barat Mercys Charles Loho.

Kunjungan ini adalah bagian dari kerjasama bilateral antara PWI dengan Asosiasi Wartawan Korea (JAK) yang telah terjalin selama enam tahun belakangan ini. Kunjungan PWI ke Korea Selatan kali ini ikut disponsori Korea Foundation. Selain Seoul, delegasi PWI juga berkunjung ke Pulau Jeju, Gwangju, Osong, dan Daejeon.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya