Berita

Foto: Net

Nusantara

Sudah 43 Gempa Susulan Di Lombok Timur, 3 Korban Tewas

MINGGU, 29 JULI 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gempa susulan terus berlangsung dengan intensitas lebih kecil usai guncangan bermagnitudo 6,4 Skala Richter di wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa, Minggu (29/7).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga pukul 08.09 WIB telah terjadi 43 gempa susulan dengan terkuat adalah 5,7 SR.

"Gempa dirasakan di daerah Lombok Utara, Lombok Timur, Mataram, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa Besar, Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Karangasem, Singaraja, Gianyar dan beberapa wilayah di Bali," papar Sutopo melalui pesan elektronik, pagi ini.


Menurut Sutopo, masyarakat di Lombok Timur dan Kota Mataram merasakan gempa dengan guncangan keras selama 10 detik sehingga berhamburan keluar rumah. Mereka berlindung di jalan, lapangan dan tanah kosong untuk menghindari bangunan roboh.

"Beberapa kali gempa susulan dirasakan cukup keras hingga lemah," imbuhnya.

Sutopo menyebutkan, dari laporan yang diterimanya, tiga orang meninggal dunia, 12 orang terluka dan puluhan bangunan rusak akibat gempa ini.

Dengan rincian, di Kecamatan Sembalun terdata satu orang meninggal dunia dan tujuh orang luka. Kecamatan Sambelia dan Kecamatan Bayan Elen masing-masing satu orang meninggal dunia dan lima orang luka berat.

"Pendataan masih dilakukan oleh BPBD," lanjutnya.

Untuk sementara, masih kata Sutopo, jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup karena ada indikasi longsor berupa debu di sekitar gunung.

"Fokus utama saat ini adalah evakuasi, pertolongan dan penyelamatan korban. Beberapa korban masih dirawat di Puskesmas," paparnya. [wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Harga Minyak Dunia Menetap di Level 84 Dolar AS

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:17

Kejaksaan Agung Casablanca Bebaskan A.M. demi Jaga Objektivitas Proses Hukum

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:16

Usulan Nasdem Naikkan Ambang Batas Diduga untuk Jegal PSI

Jumat, 17 Juli 2026 | 10:14

Komisi XII DPR: Kelangkaan BBM di Sumut Bukan Persoalan Biasa

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:58

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Dolar AS Melemah ke Rp17.943

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:45

Pertarungan Bisnis Adidas-Nike dan Pundi Pundi FIFA di Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:44

Pulau Baai Butuh Solusi Permanen, Bukan Pengerukan Berulang

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:39

Emas Antam Anjlok Rp27.000, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:31

Bobby Adhityo Dicecar KPK soal Pengaturan Temuan Audit BPK

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:26

Terungkap, 307 Ribu QR Code BBM Subsidi Bermasalah Diblokir

Jumat, 17 Juli 2026 | 09:17

Selengkapnya