Berita

Sekretaris PWI Kalimantan Timur Wiwid Marhaendra Wijaya menyerahkan cinderamata kepada Direktur Eksekutif Divisi Kebijakan Publik Kantor Pemerintah Provinsi Khusus Jeju, Hak-soo Hyun dalam jamuan makan malam di Jeju, Sabtu (28/7). Foto: RMOL

Dunia

Pelayanan Bagi Wisatawan Muslim Di Jeju Akan Ditingkatkan

SABTU, 28 JULI 2018 | 20:32 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jumlah turis asing beragama Islam yang berkunjung ke Pulau Jeju, di Republik Korea atau Korea Selatan mengalami peningkatan yang berarti. Pemerintah Provinsi Khusus Jeju sedang memikirkan upaya untuk meningkatkan pelayanan publik agar lebih “Moslem friendly”.  

“Kami perkirakan di tahun-tahun mendatang (wisatawan Muslim) akan terus bertambah,” ujar Direktur Eksekutif Divisi Kebijakan Publik Kantor Pemerintah Provinsi Khusus Jeju, Hak-soo Hyun, ketika menjamu delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang sedang berkunjung ke pulau di selatan Semenanjung Korea itu.

Menurutnya, saat ini baru ada sekitar tujuh mushala di tempat umum yang dapat digunakan wisatawan Muslim. Sementara jumlah restoran yang menyediakan makanan halal baru sekitar 14 buah.


Dia menyadari, seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan beragama Islam di Jeju, kedua fasilitas ini harus ditambah.

Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, kata  Hak-soo Hyun lagi, sudah pasti menjadi salah satu target pemasaran wisata di Jeju.

Apalagi, pada kunjungan ke Indonesia bulan November 2017 lalu, Presiden Korea Selatan Moon Jaein dan Presiden Indonesia Joko Widodo sepakat untuk meningkatkan status hubungan kedua negara menjadi special strategic partnership.

Dalam kunjungan itu Presiden Moon Jaein juga memperkenalkan kebijakan “new southbound policy” yang memberikan perhatian khusus kepada negara-negara sahabat Korea Selatan di kawasan selatan, termasuk Indonesia. [dem]  

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya