Berita

Nusantara

Pemprov DKI Berencana Menyetop Sementara Pabrik Tahu Rumahan Di Kali Item

KAMIS, 26 JULI 2018 | 19:14 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI Jakarta berencana menghentikan pabrik tahu dan tempe rumahan yang berada di kawasan Kali Sentiong atau Kali Item.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan pabrik tahu rumahan ini merupakan salah satu penyebab bau tak sedap di Kali Item.

Bau berasal dari limbah produksi tahu dan tampe rumahan yang dibuang ke kali.


Menurut Sandi penghentian produksi ini bukan bersifat permanen melainkan sementara waktu agar bau tidak menyebar ke wisma atlet yang akan bertanding di Asian Games 2018.

"Sudah. Sudah didata oleh walikota Jakarta Pusat dan Jakarta Utara. Dan sudah dikirim juga dari Dinas UMKM. Mereka diminta untuk distop berproduksi dan dicarikan solusi lain, supaya tidak melimpahkan atau membuang limbahnya ke Kali Sentiong," kata Sandiaga di silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).

Sandi menegaskan permintaan untuk menghentikan produksi tahu tempe bukan bersifat pasti melainkan masih jadi bahan pertimbangan. Lebih lanjut, apabila ini dibiarkan tetap beroperasi pihak pemprov akan mengirim tim dari PD PAL JAYA untuk memastikan limbah produksi tidak dibuang kedalam kali.

Diketahui ada 100 unit usaha tahu dan tempe dikawasan ini. Para pemilik pabrik membuang limbah sisa hasil produksi di secara sembarangan ke kali Sentiong.

"Kalau misalnya dia tetap produksi, limbahnya harus ditangani. Jadi PD PAL Jaya nanti juga akan turun untuk memastikan mereka bisa mengolah," ujar Sandi. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya