Berita

Anang Hermansyah/Net

Nusantara

Kematian FDL Alarm Untuk Bangsa Indonesia

RABU, 25 JULI 2018 | 16:18 WIB | LAPORAN:

Kematian FDL (12) murid Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat menjadi bukti belum berjalannya Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter belum berhasil dilakukan oleh pemerintah.

Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah menilai peristiwa tersebut menjadi alarm bagi setiap masyarakat tentang persoalan mentalitas anak-anak. Apalagi pemciunya soal sepele, gara-gara kehilangan buku.

"Kita harus menjadikan peristiwa di Garut untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh pada pendidikan anak," ujar Anang dalam pesan elektronik, Rabu (25/7).


Anang menilai ada yang salah dengan penerapan Perpres 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter belum berhasil dilakukan oleh pemerintah. Semestinya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  secara ajeg menjalankan Perpres tersebut dengan berkoordinasi dengan Pemda. Akan tetapi Anang menilai Perpres tersebut hanya bagsu di atas kertas, namun implementasi di lapangan belum berjalan.

Lebih lanjut Anang, menjelaskan perlu adanya kerjasama antar lembaga dan kementerian agar kasus serupa tidak terjadi. Salah satu contohnya menyisir tayangan kekerasan di televisi serta game online oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Anang juga meminta Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk melakukan langkah besar terkait persoalan yang terjadi di Garut ini.

"Koordinasi antar instansi kementerian dan lembaga harus mampu membuat peta jalan untuk memastikan masa tumbuh kembang anak-anak kita berjalan dengan baik. Peristiwa di Garut adalah alarm nyata buat kita semua," ujar Anang. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya