Berita

Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Demokrat: Prabowo Resmi Pinang AHY

AHY Bukan Produk Politik Dinasti
RABU, 25 JULI 2018 | 16:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Agus Harimurti Yudhoyono adalah figur muda calon pemimpin nasional yang dikehendaki rakyat. AHY bukan produk politik dinasti di Partai Demokrat.

Politisi Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, pasca Pilpres 2014, pihaknya terus memonitor siapa figur yang tepat untuk diusulkan di Pilpres 2019. Dari banyak nama, justru AHY yang dikehendaki rakyat.

"Partai Demokrat sejak 2014 terus memonitor kehendak rakyat terhadap Pak De Karwo, TGB, Rido dari internal partai. Dari eksternal ada CT, SMI, Rizal Ramli, Khofifah, YIM, Dede Yusuf dll. Setelah Pilkada DKI justru AHY yang kalah bertarung justru dikehendaki publik cawapres," tulis dia di akun Twitter ‏@AndiArief__, Rabu (25/7).


Kini, nama AHY masuk di banyak lembaga survei sebagai calon wakil presiden (Cawapres) potensial.

Dan tidak sedikit pengamat yang menilai AHY bisa dipasangkan dengan petahana Joko Widodo atau Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Sunianto.

"SBY dan Partai Demokrat tidak pernah tawarkan AHY cawapres pada Jokowi dan Prabowo. Jokowi justru bicara pada SBY, AHY diterima publik. Prabowo juga melihat AHY kurang lebih sama, dan resmi meminang 2019. AHY tidak ajimumpung, justru meminta Prabowo juga hitung figur lain juga," ujar Andi Arief.

Baca: Kalau SBY Dinasti, Ani Yudhoyono Pasti Dipaksakan Maju Pilpres 2014

Dengan begitu, lanjut Andi Arief, AHY bukan produk politik dinasti sebaliknya SBY dan Demokrat sukses melakukan regenerasi.

"Kalau rakyat dan tokoh politik mempertimbangkan juga bahwa AHY selain punya kapasitas dan elektabilitas adalah juga anak SBY, itu bukan politik dinasti. Tapi SBY dan demokrat sukses lakukan regenerasi," tutupnya. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya