Berita

Sandra Dewi/Net

Blitz

Sandra Dewi, Penakut, Tolak Film Horor

SELASA, 24 JULI 2018 | 08:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Film horor kembali naik daun di Tanah Air. Tak sedikit artis yang mencoba pe­runtungan untuk menjajal genre tersebut. Namun hal ini tak berlaku untuk Sandra Dewi. Ibu satu anak itu memilih meno­lak beberapa tawaran horor yang sempat mampir padanya.

"Sekarang lagi tren horor tuh. Ada ke­marin (ditawari) horor cuma saya nggak mau karena penakut," kata Sandra saat dijumpai belum lama ini.

Karena penakut, ia memilih untuk tidak terlibat meski cerita yang ditawarkan pa­danya sangat bagus dan menantang.


"Pas ditawarin kemarin bagus banget ceritanya tapi serem nggak jadi. Saya penakut jadi saya film-nya yang lucu-lucu aja deh. Kalau horor nggak deh," sambungnya.

Meski sedang sibuk dengan seabreg kegiatan, istri pengusaha batu bara Har­vey Moeis ini bersyukur sang suami tak melarangnya untuk terus bekerja. Pasalnya, ia tahu Sandra akan tetap menjalankan tugasnya sebagai istri, dan ibu untuk Ra­phael Moeis.

"Dia membebaskan saya melakukan pekerjaan. Dia tahu saya nggak mungkin meninggalkan anak saya karena pertama, punya anak ternyata ini toh rasa sayang seorang ibu. Baru tahu kalau kita bisa sesayang itu sama orang," aku sosialita 34 tahun ini.

Soal lain, pemain film Quickie Express ini juga pusing karena kerap kali salah dalam mengurus putra semata wayang mer­eka. Meski begitu, beruntung sang suami tetap memuji dan mendukung.

"Kadang kan suka ngerasa drop, 'Aduh capek banget ya, aduh kapan gue cantik lagi,' misalnya. Di mana pun cewek lagi bete, lagi sedih, kalau suami kasih hadiah, 'Wah ternyata saya sama dia dihargai'. Saya pikir dia di kantor, nggak tau saya seperti apa di rumah." ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya