Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Penumpang Beli Tiket Kertas, KCI Minta Maaf

SENIN, 23 JULI 2018 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Adanya gangguan dalam penggunaan Kereta Commuter Indonesia (KCI) terutama dalam transaksi tiket elektronik, memaksa pengguna moda transportasi ini kembali ke sistem dulu yakni menggunakan tiket kertas.

Menanggapi hal ini Direktur Utama PT. KCI Wiwik Widayanti meminta maaf kepada masyarakat karena terhambat dalam beraktifitas.

"Saya mewakili KCI meminta maaf karena adanya gangguan ini. Tapi ini sendiri adalah pembaharuan sistem atau upgrade. Semuanya sudah dimulai sejak Sabtu (21/7) dan seharusnya selesai Minggu (22/7) namun diperpanjang sampai dengan hari ini Senin (23/7)," ujar Wiwik di Kantor Pusat KCI, Jl. Djuanda, Jakarta Pusat, Senin (23/7).


Wiwik menjelaskan jika pembaharuan sistem ini harus dilakukan demi terus menunjang mobilitas masyarakat. Dari 1800 perangkat tiket elektronik yang tersebar di 79 stasiun di Jabodetabek, mengalami gangguan sistem yang menyebabkan sistem in dan out setiap penumpang bermasalah.

Melalui pembaharuan ini PT KCI berharap sistem e-ticketing dapat lebih andal dalam melayani pengguna jasa yang jumlahnya terus bertambah. Selanjutnya KMT juga diprogramkan untuk dapat mendukung interaksi antar moda transportasi publik, dalam hal ini tentunya juga dibutuhkan sistem yang dapat mengakomodir program tersebut.

Proses yang berlangsung sejak Sabtu (21/7) ini akhirnya dapat tuntas berkat kerja keras dari seluruh karyawan KCI dan dukungan dari para pengguna KRL.

Namun, sore hari ini seluruh transaksi yang ada di gate stasiun seluruh Jabodetabekb sudah beroperasi normal kembali. Namun, apabila masyarakat atau pengguna yang merasa kartunya belum bisa terbaca untuk menggunakan KRL dapat langsung diproses di loket terdekat.

"Masalah-masalah yang timbul di kartu milik pengguna akibat proses bisnis yang dijalani kurang sempurna selama tiga hari ini dapat diselesaikan di loket stasiun terdekat. Pengguna memiliki waktu hingga 7 hari ke depan untuk menyelesaikan dan menormalkan kembali kartunya," tambahnya.

Dengan normalnya kembali gate elektronik dinilai mampu meningkatkan kembali pelayanan pengguna KRL. Sebelumnya, di Senin (23/7) banyak masyarakat yang menggunakan KRL dengan membayar Rp 3000 untuk sekali jalan dan ini menyebabkan antrian lama karena sistemnya masih manual. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya