Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Rizal Ramli: Generasi Muda Harus Dididik Berkompetisi

JUMAT, 20 JULI 2018 | 13:53 WIB | LAPORAN:

Minimnya kompetisi di segala bidang berdampak pada mental generasi muda Indonesia.


Demikian disampaikan ekonom senior Indonesia DR. Rizal Ramli dalam Dialog Emak-emak-Rizal Ramli di kediamannya, Tebet, Jakarta, Jumat (20/7).

"Ibu-ibu di Indonesia itu hebat-hebat. Kalau ada anak yang pintar itu bukan karena bapaknya tapi karena ibunya," katanya.


Rizal Ramli mencontohkan, di sektor pendidikan, dari total anggaran Rp 440 triliun harus disisakan Rp 20 triliun untuk kebutuhan kompetisi. Seperti kompetisi renang, basket dan lainnya. Dengan hadiahnya dalam bentuk beasiswa.

Dia pun mengenang masa kecilnya yang kompetitif. Di mana, dirinya selalu pulang sekolah lebih dulu dari teman-teman sekelas yang lain.
 
"Waktu dulu saya di SD kita ada kompetisi, siapa yang bisa jawab dengan cepat. Saya tiap hari pulang cepat, ini kan jadi pemantik juga penyemangat," ujar Rizal Ramli bercerita.

Begitu juga jika sistem kompetisi yang terus dipupuk sejak dini. Menurutnya, dalam suatu kompetisi tidak mengenal saudara, gelar atau kekayaan.

"Jadi, dengan kompetisi kita potong itu feodalisme, jadi berani dan percaya diri," tutur menko perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut.

Hal itu dapat mengajarkan anak menjadi pemenang. Dengan demikian, saat dewasa, generasi muda Indonesia telah memiliki bekal mental juara.

"Kasih kesempatan mereka jadi pemenang. Jadi, mentalnya harus jadi pememang, harus kuat, mental juara, jagoan. Saya mau ibu-ibu jadikan Indonesia jagoan, punya mental juara. Tapi jangan jadi jagoan yang bermental preman," demikian Rizal Ramli. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya