Berita

Foto/Net

Nusantara

Rindu Zaman Soeharto, DPD Partai Berkarya Cirebon Yakin Sumbang Tiga Kursi

RABU, 18 JULI 2018 | 08:37 WIB | LAPORAN:

DPD Partai Berkarya optimis bisa merebut tiga kursi di Kota Cirebon, Jawa Barat pada Pemilu 2019.

Ketua DPD Partai Berkarya kota Cirebon Sofyan menjelaskan keyakinan tersebut didasari kerinduan masyarakat terhadap kehidupan di era Presiden ke-2 Soeharto.

Menurutnya keinginan kembali ke era Soeharto tersebut bukan khayalan Partai Berkarya, namun obrolan masyarakat sehari-hari kebanyakan menginginkan kembali ke zaman Soeharto karena segala macam kebutuhan mendasar sangat murah, tingkat perekonomian stabil.


"Masyarakat merindukan kembali jaman dulu pemerintahan Soeharto. Kehidupan serba murah," ujar Sofyan kepada kantor berita politik RMOLJabar di KPU, Selasa malam (17/7).

Untuk mewujudkan hal itu, DPD Partai Berkarya Cirebon mendaftarkan 25 Bacaleg yang tersebar di tiga Dapil.

"Dapil 1 hanya 6 Bacaleg. Dapil 2 sebanyak 10 Bacaleg dan Dapil 3 sejumlah 9 Bacaleg. Syarat keterwakilan perempuan juga sudah sesuai, bahkan di dapil 1 mencapai 50 persen," ujarnya.

Sofyan menembahkan tidak sembarang orang didaftarkan sebagai Bacaleg Partai Berkarya. Pihaknya melakukan proses penjaringan dengan menganut prinsip kehati-hatian dan menggunakan standarisasi.

Terlebih, ada aturan baru mengenai fakta integritas syarat calon, yakni bukan mantan pedofile, terlibat narkoba maupun mantan terpidana korupsi.

"Kita tidak memilih caleg-caleg yang asal memenuhi kuota saja tapi akan berakibat merusak tatanan. Kita lebih selektif memilih caleg. Paling tidak rata-rata suaranya di atas batas standar," ujarnya. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya