Berita

Foto: Net

Jaya Suprana

Qatar

SELASA, 17 JULI 2018 | 06:56 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

TIMNAS Qatar tidak berlaga di Piala Dunia 2018, namun nama Qatar disebut-sebut di masyarakat sepakbola dunia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.

Embargo

Ketuan-rumahan Qatar sempat diragukan sejak Bahrain, Mesir, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab bersatu melakukan embargo dan memutus hubungan diplomatik pada 2017 dengan Qatar akibat kecurigaan bahwa Qatar mendukung kaum teroris.

Sebelumnya pada tahun 2014, Bahrain, Uni Emirat Arab, Arab Saudi sudah pernah menarik duta besar mereka dari Doha. Tampaknya Qatar memang tidak disukai oleh sesama negara semenanjung Arab kecuali Oman.

Sebelumnya pada tahun 2014, Bahrain, Uni Emirat Arab, Arab Saudi sudah pernah menarik duta besar mereka dari Doha. Tampaknya Qatar memang tidak disukai oleh sesama negara semenanjung Arab kecuali Oman.

Mungkin akibat kecemburuan terhadap kegemilangan kejayaan Qatar di bidang ekonomi. Kecemburuan yang dapat dimengerti sebab kehebatan perkembangan daya ekonomi negeri mungil seluas 11.951 meter persegi (Indonesia 1.904.569 m2) dengan penduduk 2,7 juta ini memang layak dicemburui.

Minyak Bumi
Semula ekonomi Qatar bertumpu pada ikan dan mutiara. Setelah mutiara Jepang merajai dunia, maka hancurlah industri mutiara Qatar yang syukur alhamdullilah ditemukanlah sumber minyak dan gas bumi berlimpah-ruah di bumi Qatar.

Berkat kemahakayarayaan minyak dan gas bumi , sejak 2012 Qatar menjadi negara terkaya di dunia berdasar GDP per capita menurut database International Monetary Fund kini sekitar 128.703 dolar aAS(Indonesia 3.876 dolar AS).

Dengan demikian GDP per capita Qatar kini sudah sedemikian berkembang sehingga menduduki peringkat pertama negara termakmur di dunia mengungguli Makau, Luksemburg, Singapura, Irlandia, Brunei Darussalam, Norwegia, Uni Emirat Arab, Kuwait, Hongkong dan Swiss.

Investment
Akibat kelebihan dana berlimpah dari industri minyak dan gas bumi, di samping sibuk impor senjata Qatar juga sibuk menanam modal di Amerika Serikat, Amerika Latin, Eropa, Asia-Pasifik mulai dari Valentino, Siemens,  Printemps,  Harrods, The Shard, Barclays Bank, Heathrow Airport, Paris Saint-Germain F.C., Volkswagen Group, Royal Dutch Shell, Bank of America, Tiffany, Agricultural Bank of China, Sainsbury's, BlackBerry, sampai Santander Brasil.  

Kini Qatar Airways memiliki jaringan penerbangan terbanyak ke lima benua di dunia.

Piala Dunia 2022

Dapat dimengerti pula bahwa kecemburuan terhadap Qatar makin menjadi-jadi setelah komite Piala Dunia Sepakbola menetapkan Qatar sebagai tuan-rumah penyelenggara Piala Dunia Sepakbola tahun 2022. Dengan demikian Qatar akan menjadi negara Timur Tengah pertama yang menjadi Tuan Rumah Piala Dunia Sepakbola.

Meski demi merebut kehormatan itu, Qatar harus menghadapi badai taufan kritik dan tuduhan mulai dari suap-menyuap, prestasi sepakbola Qatar ecek-ecek  sampai memperbudak pekerja imigran dari Asia Selatan demi memaksakan pembangunan infra struktur ekstra spektakular agar bisa menyelenggarakan Piala Dunia 2022.

Insyaallah, perhelatan Piala Dunia 2022 diselenggarakan di Qatar. [***]


Penulis mendambakan timnas Indonesia ikut berlaga di Piala Dunia 2022 di Qatar


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya