Berita

Foto/Ist

Politik

Relawan Jokowi: Mudah-mudahan Mahfud MD Yang Dipilih

SABTU, 14 JULI 2018 | 18:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mendampingi Joko Widodo dalam pemilihan presiden 2019 terus bermunculan. Kali ini dukungan disampaikan Relawan Jokowi alias Rejo.

"Pak Mahfud MD paling tepat menjadi cawapres Jokowi. Mudahan-mudahan beliau yang jadi pilihan," kata Ketua Umum Relawan Jokowi (Rejo) Darmizal di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (14/7).

Dia mengatakan, rekam jejak Mahfud terkenal bersih dan punya integritas. Mahfud sangat menguasai konstitusi dan hukum tata negara terbukti dengan kiprahnya memimpin MK. Komitmen Mahfud terhadap pemberantasan korupsi juga tidak diragukan lagi.


"Sosok dengan kriteria-kriteria itu yang dibutuhkan untuk membantu Jokowi menjalanjkan pemerintahan lima tahun kedepan," ujarnya.

Meski demikian menurut salah satu pendiri Partai Demokrat itu, Rejo menerima siapapun yang nanti diputuskan menjadi cawapres Jokowi.

"Apapun yang ditetapkan kami akan dukung. Sebagai relawan Jokowi kamj dukung Jokowi, bukan orang lain. Jadi Siapapun yang dipilih harus kami dukung dan jadi komitmen memenangkannya," tukas dia.

Peneliti LIPI bidang politik dan pemerintahan Profesor Lili Romli menilai Mahfud MD paling berpotensi menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Dia berpendapat Mahfud bisa meraup suara dari kalangan umat Islam.

Romli mengatakan Mahfud  bisa mendulang suara dari semua golongan, baik dari kalangan Muhamadiyah maupun non-Islam. Mahfud dikenal sebagai figur tokoh Islam moderat.

"Dia punya basis dukungan dari kalangan NU (Nahdatul Ulama) dan dekat dengan PKB. Mungkin kelemahannya dia finansialnya kecil," kata Romli baru-baru ini. [fiq]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya