Berita

Foto/Net

Politik

Kemlu: Penyelenggaraan IPPP Perkuat Diplomasi RI Dengan Asia Pasifik

SABTU, 07 JULI 2018 | 01:37 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Staf Ahli Bidang Hubungan Antarlembaga Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Ronny Prasetyo Yuliantoro, mengapresiasi inisiatif DPR menyelenggarakan Indonesia Pacific Parliamentary Partnership (IPPP) yang akan diselenggarakan bersama dengan 16 negara Pasifik pada tanggal 23-24 Juli 2018 mendatang di Grand Hyatt Jakarta, Indonesia.

"Terkait dengan rencana penyelenggaraan IPPP ini tentunya membantu bagi kami untuk memperkuat diplomasi Republik Indonesia dan tentunya ini inisiatif yang sangat bagus," ujar Ronny Prasetyo dalam Diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'Jelang Kegiatan Indonesia Pasifik Parliamentery Partnership' di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7).

Selain memperkuat diplomasi Indonesia dengan keenambelas negara di Pasifik, inisiatif tersebut juga dianggap penting bagi ekonomi-politik Indonesia.


"Pasifik memang wilayah yang cukup strategis bagi kita karena ada 16 negara di teritori tersebut tentu ini berguna bagi potensi ekonomi kita mendatang," tambahnya.

Inisiatif yang akan dilakukan oleh DPR tersebut juga sejalan dengan policy atau kebijakan Kemenlu dengan negara-negara di Asia-Pasifik yang sudah ada. Menurut Ronny Prasetyo, inisiatif tersebut mampu menjadi jembatan bagi kawasan Pasifik dengan kawasan Samudera Hindia.

"Dengan adanya rencana ini, kita bisa menjadi bridge atau jembatan, karena pasifik itu mempunyai wilayah sendiri, Indonesia wilayah sendiri, seperti yang kita tahu bahwa beberapa waktu yang lalu telah diadakan KTT IORA di sini, jadi inisiatif ini akan menjadi bridge antara kawasan Pasifik dengan kawasan Samudera Hindia," paparnya.

"Dan sebenarnya itu keinginan kita dan tema yang disebutkan, direncanakan tersebut sudah pas itu dengan policy atau kebijakan yang kita laksanakan," imbuh Ronny Prasetyo menambahkan. [fiq]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya