Berita

Fadli Zon/RMOL

Nusantara

Beda Dengan PKS, Gerindra Belum Akui Kemenangan Ridwan-Uu

JUMAT, 06 JULI 2018 | 10:29 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon megatakan partainya belum mau terburu-buru menyimpulkan hasil pemilihan gubernur di Jawa Barat.

Berbeda dengan PKS yang sudah mengaku kalah, Fadli menyebutkan Gerindra menyerahkan keputusan kepada tim pemenangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik).

"Kalau kami sudah menyerahkan kepada tim kampanye di daerah, gabungan, merekalah nanti yang memutuskan. Saya kira kesepakatannya adalah menunggu hasil resmi dari KPU," ujar wakil ketua DPR itu di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7).


Lebih lanjut Fadli menambahkan pihaknya baru akan mengambil sikap setelah KPU mengeluarkan hasil resmi pada 9 Juli mendatang.

"Hasil dari KPU itu, mereka akan rapatkan dan mengusulkan rekomendasi apa yang harus dilakukan. Dan jika sudah putuskan, lalu ada yang melakukan gugatan-gugatan, tentu kita akan tindak lanjuti," pungkasnya.

Gerindra bersama PKS dan PAN adalah koalisi pengusung pasangan calon Asyik. Hitung cepat mayoritas lembaga survei menempatkan paslon Asyik di urutan kedua setelah paslon Ridwan-Uu.

Tapi oleh tim pemenangan Asyik, paslon nomor urut 3 itu dikalaim menang tipis atas Ridwan-Uu. [rus]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya