Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Menhub Budi Karya Tinjau Perkembangan Proyek MRT

MINGGU, 01 JULI 2018 | 15:23 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan terhadap pengerjaan proyek di dua stasiun Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta, Minggu (1/7). Kedua stasiun tersebut, yakni Depo MRT Lebak Bulus dan Stasiun MRT Senayan.

Budi yang terlebih dahulu meninjau Depo MRT Lebak Bulus. Dengan mengenakan seragam dinasnya dibalut alat pelindung proyek atau APD, dia pun langsung menyalami para pekerja yang ada di proyek tersebut.

Setelah itu, Budi langsung masuk dan berkeliling Depo bersama dengan Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sahbandar, untuk melakukan pengecekan pengerjaan proyek secara detail. Tidak luput, Budi pun memasuki kereta MRT yang telah ada di Depo untuk ditinjau kondisinya.


Sebagaimana yang diinformasikan sebelumnya, Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, menjelaskan, saat ini pihaknya terus mempersiapkan proses uji coba integrasi persinyalan di Depo MRT di Lebak Bulus dengan menggunakan kereta pertama. Pada 23 Juli 2018, akan dilakukan proses pengujian sistem persinyalan di jalur utama.

"Tanggal 9 Agustus mulai tes integrasi persinyalan di jalur utama menggunakan kereta pertama," kata William Sabandar di kantor PT MRT Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (28/6).

Ia menjelaskan, target PT MRT Jakarta akan mengoperasikan secara komersial sekitar Maret 2019. Menuju itu, akan dilakukan serangkaian proses uji coba untuk memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang.

Uji coba tersebut meliputi uji pergerakan kereta atau dynamic test di jalur utama pada 10 September 2018, dan uji coba operasi sistem perkeretaapian secara terintegrasi oleh kontraktor pada 12 November 2018. Selain itu, uji coba operasi sistem perkeretaapian atau full trial run pada 15 Februari 2019. [fiq]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya