Berita

Foto/Net

Politik

DPR Apresiasi Kedamaian Dan Harmonis Pilkada 2018

RABU, 27 JUNI 2018 | 21:07 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengapresiasi jalannya Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung damai dan harmonis.

Menurutnya, sejauh ini tidak ada gesekan atau manuver yang menghasilkan perpecahan, baik di masyarakat maupun para kandidat dan pendukungnya.

Bahkan para pendukung paslon masing-masing sangat dewasa dan bijaksana mengikuti pencoblosan dan hasil quick count dari berbagai lembaga survei yang sudah merilis hasil Pilkada Serentak 2018.


"Alhamdulillah bangsa kita sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi. Para kandidat, pendukung, dan masyarakat menunjukan jiwa ksatria yang luar biasa. Kita harap tidak ada perpecahan sebagaimana yang dikhawatirkan selama ini. Insya Allah, Pilkada Serentak 2018 akan membawa bangsa kita semakin maju dan sejahtera," ujar Bamsoet saat memantau jalannya Pilkada Serentak 171 daerah di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (27/6).

Mantan Ketua Komisi III DPR RI meminta masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai hasutan maupun adu domba dari provokator yang tidak senang dengan situasi damai yang terjadi pada hari ini. Kondusifitas harus terus dijaga sampai KPU mengumumkan hasil resmi perolehan suara para kandidat di berbagai Pilkada.

Menurutnya kedamaian Pilkada hari ini telah buktikan walaupun quick count dari lembaga survei sudah menampilkan siapa saja pemenang Pilkada, namun situasi di masyarakat masih adem ayem.

"Kandidat yang dinyatakan menang versi quick count kita harap tidak jumawa, yang kalah juga harus ksatria. Saya harap situasi ini harus tetap terjaga sampai hasil akhir dari KPU. Mari rapatkan kembali barisan, jaga persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Karena setelah bertanding, kini saatnya bersanding," paparnya.

Politisi Partai Golkar ini juga bersyukur, dari hasil quick count berbagai lembaga survei terlihat kandidat yang diusung Partai Golkar mendapatkan amanah rakyat untuk memimpin di berbagai daerah. Ini menunjukan kepercayaan rakyat kepada Partai Golkar semakin besar.

"Berdasarkan quick count dari Pilkada di 17 provinsi, pasangan Gubernur - Wakil Gubernur yang diusung dan didukung Partai Golkar diprediksi berhasil memenangkan Pilkada di 9 wilayah. Antara lain di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua. Walaupun masih harus menunggu hasil real count dari KPU, namun saya yakin hasilnya tidak akan berbeda dengan quick count," tuturnya.

Lebih jauh Bamsoet menjelaskan, amanah besar yang diberikan rakyat kepada para kandidat yang diusung Partai Golkar akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membangun daerah tersebut agar lebih maju dan sejahtera. Disisi lain dari internal Partai Golkar, kemenangan quick count tersebut menjadi pondasi yang kuat bagi Partai Golkar dalam menatap Pileg dan Pilpres 2019.

"Kemenangan Partai Golkar di berbagai daerah menunjukan kinerja mesin partai dari pusat sampai ke tingkat daerah telah bekerja maksimal. Tentu hasil ini menjadikan kita semakin confident menatap 2019. Hasil ini menjadi cambuk semangat untuk terus menggerakan mesin kerja roda partai agar bergerak semakin solid, kuat, dan cepat," pungkasnya. [nes]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya