Berita

Benjamin Netanyahu/net

Dunia

AS Mundur Dari Komisi HAM PBB, PM Netanyahu Girang Luar Biasa

RABU, 20 JUNI 2018 | 07:25 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, girang luar biasa saat mendengar pengumuman bahwa Pemerintah Amerika Serikat memutuskan menarik diri dari keanggotaan Komisi Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa Bangsa.

Hari Selasa (19/6), PM Netanyahu langsung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Donald Trump, termasuk kepada Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, dan Duta Besar AS di PBB, Nikki Haley, yang telah mengumumkan AS keluar dari keanggotaan Komisi HAM PBB.


Baca:AS Keluar Dari Keanggotaan Komisi HAM PBB

Menurut Netanyahu, selama bertahun-tahun Komisi HAM PBB (UNHRC) telah terbukti sebagai organisasi yang bias, menebarkan permusuhan, anti-Israel. Semua itu telah membuat komisi mengkhianati misinya untuk melindungi hak asasi manusia.
Menurut Netanyahu, selama bertahun-tahun Komisi HAM PBB (UNHRC) telah terbukti sebagai organisasi yang bias, menebarkan permusuhan, anti-Israel. Semua itu telah membuat komisi mengkhianati misinya untuk melindungi hak asasi manusia.

Netanyahu juga mengecam UNHRC yang terus menerus obsesif menyerang Israel yang menurut Netanyahu sebagai salah satu negara paling demokratis di Timur Tengah.

"Keputusan AS meninggalkan UNHRC karena organisasi ini penuh prasangka. Maka keluarnya AS dari komisi ini merupakan sebuah pernyataan tegas bahwa cukup adalah cukup. Enough is enough," kata Netanyahu. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya