Berita

Foto/Net

Politik

Titiek Soeharto Potensial Dongkrak Elektabilitas Partai Berkarya

RABU, 13 JUNI 2018 | 14:38 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Pengamat Politik Universitas Mercu Buana, Maksimus Ramses Lalonkoe menilai keputusan Titiek Soeharto untuk hengkang dari Partai Golkar tak lain bertujuan untuk memperkuat Partai Berkarya usungan adik kandungnya, Tomy Soeharto.

"Titiek Soeharto sedang ingin memperkuat partai adiknya Tomy Soeharto," ujar Maksimus Ramses Lalonkoe kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat, Rabu (13/6).

Lebih lanjut ia menilai, sosok Titiek Soeharto cukup potensial dalam mendongkrak elaktabilitas Partai Berkarya.


"Titiek ini potensial untuk mendongkrak elektabilitas suatu partai terutama Partai Berkarya," tambahnya.

Meskipun Partai Berkarya belum bisa masuk dalam Pilpres 2019, namun sosok Titiek Soeharto mampu menarik suara pemilih ke partai tersebut.

Sehingga menurutnya, Berkarya berpeluang menjadi partai kuat untuk mendukung partai yang maju Pilpres 2019 mendatang.

"Meskipun tidak masuk (Pilpres 2019), namun Titiek bisa menambah pasokan suara berkarya sehingga bisa jadi partai pendukung Capres yang diinginkannya," pungkasnya. [fiq]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya