Berita

Kim dan Trump/Net

Dunia

Donald Trump Kesal Dengan Haters Yang Plin-Plan

RABU, 13 JUNI 2018 | 10:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kritik yang dilayangkan para pembenci (haters) membuat Presiden Amerika Serikat Donald Trump kesal. Ini lantaran kritik menjurus cemoohan yang dilontarkan haters tidak konsisten alias plin-plan.

Dia kemudian mengambil contoh tentang hubungan Amerika Serikat dan Korea Utara selama negeri Paman Sam di bawah kendalinya.

Setahun lalu, saat dia keras dengan berbagai program nuklir Korut, haters memintanya untuk menemui pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan menghentikan perang.


Saat itu, Trump dan Kim Jong Un terlibat adu mulut. Adu mulut ini berawal dari pernyataan Trump di Sidang Umum PBB yang mengancam akan meratakan Korea Utara jika tetap menjalankan program nuklir.

Tak lama berselang, ancaman itu direspon oleh Kim Jong Un yang telah sekian lama tidak tampil di media. Kim muncul di media untuk menyebut Trump sebagai orang tua gila.

“Setahun lalu, para pakar memohon konsiliasi dan perdamaian, ‘tolong temui (Kim), jangan berperang’,” ucap Trump dalam akun Twitter-nya, Rabu (13/6).

Sementara pada Selasa (12/6), Trump membuat sejarah baru dengan bertemu Kim Jong Un di Singapura. Pertemuan ini membahas mengenai perdamaian di Semenanjung Korea dan proses denuklirisasi Korut.

Tapi haters ternyata kembali mengkritik sikap Trump tersebut. Bahkan kritik yang muncul berbanding 180 derajat dari permohonan untuk berdamai setahun lalu itu.

“Sekarang kita bertemu dan memiliki hubungan yang baik dengan Kim Jong Un, para pembenci yang sama berteriak, ‘anda seharusnya tidak bertemu, jangan bertemu!’,” kesal Trump. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya