Berita

Nusantara

Kemenhub: Pusat Kepadatan Kendaraan Masih Di Tol Cikarang Utama

SELASA, 12 JUNI 2018 | 16:29 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Hingga saat ini pusat kepadatan angkutan darat arah keluar Jabodetabek berada pada Tol Cikarang Utama.

Begitu dikatakan Ketua Harian Posko Nasional Angkutan Mudik Lebaran 2018, Junaidi Posko Nasional Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (12/6).

"Untuk darat ya seperti biasa titik kemacetan itu di Tol Cikarang Utama, pada jam tertentu bisa terjadi kemacetan yang cukup panjang," jelasnya.


Junaidi menjelaskan, penyebab kemacetan di tol tersebut telah diantisipasi dengan melakukan rekayasa jalan di setiap tempat peristirahatan atau rest area tol bekerjasama dengan Korlantas Polri dan Jasa Marga.

"Kita sudah antisipasi dengan merekayasa jalan, akan tetapi secara umum untuk angkutan darat ini sudah cukup baik dan lancar dibandingkan tahun lalu," pungkasnya.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tercatat jumlah kendaraan keluar Jabodetabek pada titik pemantauan Jalan Tol per H-4 memang mengalami penurunan dari tahun lalu yaitu menurun sebanyak minus 3,2 persen dengan akumulasi jumlah kendaraan sebanyak 925.240 unit di tahun 2018 dan sebanyak 959.244 unit di tahun 2017.

Titik terpadat atau titik kemacetan tetap sama dengan tahun lalu yaitu di Tol Cikarang Utama dengan total kendaran keluar sebanyak 458.393 unit menurun minus 6,2 ersen dari tahun lalu sebanyak 488.465 unit kendaraan.

Selain itu, titik terpadat kedua berada di Tol Jakarta-Merak sebanyak 221.353 unit kendaraan, titik terpadat ketiga berada di Cileunyi sebanyak 181.363 dan terpadat terakhir berada di Cikampek dengan jumlah kendaraan keluar Jabodetabek sebanyak 64.131 unit kendaraan.

Sedangkan untuk jalan Nasional terpadat berada di Rancaekek, Jawa Barat dengan total kendaraan dari H-8 hingga H-4 mencapai 228.148 unit. [sam]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya