Pangeran Charles saat berkunjung ke Masjid Finsbury Park, Inggris.
Hari Raya Idulfitri sudah di depan mata. Seluruh Muslim di dunia menantikan Hari Kemenangan yang diperkirakan jatuh pada 15 atau 16 Juni ini.
Muslim di Glasgow, IngÂgris, memiliki tradisi dan cara tersendiri menyambut hari besar ini. Mereka mempersiapkan acÂara untuk menjamu seluruh kota untuk datang ke acara makan-makan terbesar.
Acara makan-makan akbar ini dilaksanakan sebagai 'fase kemenangan' warga Muslim Glasgow yang sudah berpuasa selama sebulan penuh.
Hampir seluruh restoran di Glasgow akan memberikan disÂkon dan tawaran "makan besar" bagi pelanggan mereka. Tawaran diskon hingga deal makan sepÂuasnya ini diberikan kepada siapa saja, tanpa mempedulikan latar belakang mereka.
Setiap sudut kota akan memÂberikan tawaran unik dan jenis makanan khas kepada pelanggan mereka. Bagi kawasan komuniÂtas India, mereka akan mengadaÂkan jamuan besar dengan menu makanan khas India.
Tak hanya itu, di hari pertama dan kedua Idulfitri, juga diadaÂkan kelas menari India bagi 50 orang pendaftar pertama. Di Sauchiehall Street, ditawarkan 'all you can eat' kepada semua pelanggan hanya dengan memÂbayar 12 poundsterling atau sekitar Rp 225 ribu.
Ada juga pembagian kartu 'makan sepuasnya' yang diÂtawarkan restoran Thailand. Mereka akan menyajikan daging sapi, domba dan bebek serta beragam seafood di hari pertama Idulfitri.
Nasi biryani dan ayam pangÂgang pun akan dibagikan seÂcara percuma kepada pejalan kaki. "Kami sangat menantikan momen Idulfitri. Selalu meriah dan ramai," ujar Rizvi Khaleque seorang pemilik kedai makanan.
Di restorannya, Tuk Tuk, peÂlanggan boleh membawa bahan makanan sendiri dan memaÂsaknya di restoran. "Kita saling berbagi. Semua orang bahagia," ukar Khaleque.
Bagi yang sudah kenyang, Glasgow juga menyediakan berbagai kegiatan seperti pasar malam dan bazaar aneka baÂrang. Kegiatan membaca puisi, kuis trivia sampai lomba makan pun juga ada di hari spesial ini. "Perayaan ini terbuka bagi semua orang. Tidak hanya muslim. SiaÂpa saja boleh ikut," bunyi pamflet pengumuman perayaan Idulfitri di Glasgow. ***