Berita

Jennifer Dunn/Net

Blitz

Jennifer Dunn, Teman Nyabu Minta Keadilan

MINGGU, 10 JUNI 2018 | 09:19 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sepanjang karier Jen­nifer Dunn sudah hattrick tersandung kasus narkoba. Yang terakhir, JPU (Jaksa Penuntut Umum) menuntut sang artis delapan bulan penjara. Saat menyampai­kan duplik di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis lalu, Jedun minta keringanan hu­kuman sambil menangis.

"Saya sangat menyesal dan mengaku salah. Saya berjanji akan bertobat dan tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi," ucap Jedun.

"Saya tidak dapat mer­angkai kata-kata tapi memo­hon kepada Majelis Hakim bahwa saya ingin kembali pada anak dan suami saya," sambung istri siri pengu­saha Faisal Harris ini.


Di tempat terpisah, pihak keluarga Raditya Argoebie (Tya), meminta keadilan lan­taran dua jaksa di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menun­tut kurungan bui selama lima tahun. Padahal Tya adalah teman nyabu Jedun saat digerebek polisi di kasus yang sama. Janggalnya lagi, untuk barang bukti, Jedun lebih banyak yakni 0,221 gram sabu dibandingkan Tya, 0,016 gram.

"Sekarang coba kita band­ingkan tuntutan JPU Jedun, adalah 8 bulan potong masa tahanannya. Sementara itu Tya telah dituntut selama 5 tahun bui dipotong masa tahanan, dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsidair 6 bulan penjara. Yang dipertanyakan dimana letak keadilan?" ungkap wakil keluarga sekaligus pengacara Tya, Noni T Purwaningsih, kepada wartawan.

Tuntutan yang didap­atkan Tya, telah menjadi tanda tanya besar bagi kelu­arganya. "Saat ini, JPU Tya ialah Yan Ervina. Patut saya tanyakan yakni dimana keadilan itu. Apa sebab Tya ini adalah golongan kelu­arga tidak mampu sehingga Tya kini dituntut lima tahun penjara? Saya miris dengan hukum di negeri ini," jelas Noni.  ***

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya