Berita

Foto: RM

Politik

Salah Pilih Cawapres, Pemerintahan Jokowi Lemah Di Parlemen

JUMAT, 01 JUNI 2018 | 21:03 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Petahana Joko Widodo diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih figur Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari kalangan partai politik.

Peneliti senior dari Indonesian Public Institute, Karyono Wibowo menjelaskan, pemilihan cawapres  menjadi penentu posisi pemerintah kelak apabila Jokowi kembali menjadi Presiden RI.

"Kalau mau mengambil cawapres non parpol harus dipastikan dulu dukungan dari partai politik koalisinya, kalau masih ada yang ragu-ragu apalagi jelas menolak lebih baik jangan, sebab ini bisa menimbulkan potensi perpecahan," jelas dia dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/6).


Suara dari partai pendukung, lanjut Karyono, menjadi penting agar kekuatan pemerintah di parlemen tidak asal digoyang.

"Bila dukungannya tidak bulat, maka bisa bermasalah selama perjalanan, bisa memperlemah posisi Pemerintah di Parlemen," tandasnya. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya