Berita

Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Ini Strategi Sri Mulyani Hadapi Tekanan Ekonomi Global

KAMIS, 31 MEI 2018 | 18:02 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Kementerian Keuangan menawarkan strategi dalam menghadapi risiko berlanjut dari tekanan eksternal dan dampak proses terjadinya a new normal atau keseimbangan global baru.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan strategi yang dilakukan lebih difokuskan pada menjaga stabilitas dan penguatan fundamental ekonomi domestik

Menurutnya kebijakan tersebut berjalan lancar jika koordinasi dengan lembaga keuangan terkait diperkuat.


"Pemerintah harus terus memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk meningkatkan kewaspadaan serta siap mengambil kebijakan yang diperlukan dalam rangka menjaga stabilitas keuangan dan ekonomi dan menjaga keberlangsungan pembangunan," ujar Sri dalam rapat paripurna di gedung DPR, Jakarta Pusat, Kamis (31/5).

Lebih lanjut Sri menjelaskan untuk memperkuat stabilitas ekonomi negara hal-hal yang perlu diprioritaskan adalah menjaga nilai tukar rupiah, inflasi yang rendah, defisit fiskal yang sehat, dan defisit transaksi berjalan dengan aman. Posisi ketahanan fiskal pun turut diperhitungkan guna menjaga APBN secara kredibel.

"Pemerintah akan terus memperkuat kesehatan APBN guna menciptakan ruang fiskal yang memadai, serta mengupayakan perbaikan posisi keseimbangan primer menuju positif dalam jangka menengah," pungkasnya. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya