Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Posko Pengungsi Dan Dapur Umum Untuk Korban Kebakaran Bidara Cina

MINGGU, 27 MEI 2018 | 16:27 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Risan menyatakan hingga saat ini telah disediakan tiga posko pengungsi dan satu posko dapur umum, untuk para warga korban kebakaran Bidara Cina sekitar pukul 02.58 WIB dini hari tadi.

"Ada tiga posko pengungsi dan satu posko dapur umum untuk para korban kebakaran," ujar Risan di Bidara Cina, Jatinegara,  Jakarta Timur, Minggu (27/5).

Posko-posko tersebut diketahui akan disediakan sekitar tiga hari atau bahkan lebih bila dibutuhkan.


"Ya posko-posko ini akan ada selama tiga hari, namun bila nanti dibutuhkan lebih, kita tetap sediakan," imbuhnya.

Untuk posko tenda pengungsi sendiri dibedakan menjadi beberapa bagian, di mana satu pengungsi dikhususkan untuk ibu-ibu hamil dan ibu-ibu yang memiliki balita dan anak.

Sedangkan dua posko tenda lainnya disediakan untuk warga umum, seperti remaja dan bapak-bapak.

"Ada tiga tenda ya, satu untuk ibu-ibu hamil juga ibu-ibu dengan balita dan anak, selebihnya yang di bawah untuk bapak-bapak, remaja dan lainnya," paparnya.

Selain tenda, disediakan juga selimut dan karpet untuk para korban yang tinggal sementara di posko tenda pengungsi tersebut.

"Sudah disediakan sekitar 172 selimut untuk korban, dan 75 karpet untuk tidur mereka," pungkasnya.

Bantuan posko tenda pengungsi dan posko dapur umum sendiri diketahui berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Sudin Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur, serta Dinas Sosial DKI Jakarta.

Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Jalan Sensus, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (27/5) dini hari tadi dan puluhan rumah ludes dilalap si jago merah. [fiq]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya