Berita

Foto: Ist

Politik

Tolak Politik Pragmatis, FSTM Bertekad Kembalikan Masjid Sesuai Fungsinya

MINGGU, 27 MEI 2018 | 02:10 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Mendekati tahun politik, Forum Silaturahim Takmir Masjid (FSTM) se-Jakarta bertekad mengembalikan masjid sebagaimana fungsinya.

Pasalnya, FSTM menilai saat ini masjid kerap menjadi ajang politik pragmatis, cacian, ujaran kebencian, dan ajakan permusuhan. Untuk itu jugalah, FSTM menolak segala bentuk politisasi masjid.

"Politisasi masjid itu dapat menyebabkan persatuan umat terpecah belah," ujar Ketua FSTM Husni Mubarok Amir dalam diskusi bertajuk "Menolak Politisasi Masjid Upaya Mengoptimalkan Fungsi Masjid Sebagai Pemersatu Umat dan Bangsa" di Jakarta Timur, Sabtu (26/5).


Dikatakannya, ada tiga hal yang penting dalam mengembalikan masjid sebagai fungsinya. Pertama fungsi masjid untuk membangun ekonomi umat, kedua hal yang baik disampaikan di masjid dan bukan untuk mencaci maki. Kemudian terakhir masjid untuk menyatukan kelompok manusia.

"Tugas kita menyampaikan kepada jamaah jangan gara-gara perbedaan pandangan politik tercerai berai," terang Husni.

Husni mengskui bahwa paham radikal juga kerap kali masuk ke masjid tanpa disadari. Demi keutuhan NKRI, hal tersebut tentu harus dihindari dan dicegah sejak dini.

"Menolak paham radikal yang menyusup dari masjid ke masjid sebagai upaya menjaga dan merawat NKRI," tegas Husni.

Husni pun meminta agar seluruh masyarakat bahu membahu mewujudkan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, bukan lagi kegiatannya politik.

"Mengajak kepada seluruh stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai, para calon kepala daerah dan para tm sukses untuk menjaga netralitas masjid agar lepas dari kampanye dan kepentingan pragmatis," ujarnya.

Sementara itu Ustadz Ahmad Muslim, mendukung upaya penolakan politisasi terhadap masjid. Menurutnya, saat ini ada pergeseran fungsi masjid untuk membangun keimanan umat kepada Allah SWT.

"Saat ini banyak orang ngaji ngibarin bendera dari pada bawa kitab. Ada pergeseran nilai. Aqidah kita harus membangun kekuatan aqlak, dari masjid sebagai sumber sudah tidak ada lagi akhlaqul karimah," ujarnya.

Dikatakannya, masjid tempat berkumpulnya semua umat saat menjalankan ibadah. Dirinya menyayangkan jika umat harus bercerai berai karena adanya politisasi masjid oleh sekelompok orang. [nes]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya