Berita

Panglima TNI Hadi Tjahjanto/Net

Pertahanan

Panglima Pastikan Pasukan Khusus TNI Bisa...

JUMAT, 25 MEI 2018 | 04:13 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Meski Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) belum aktif dan dilindungi payung hukum Peraturan Pemerintah UU TNI 34/2004, namun TNI bisa terlibat dalam penanggulangan teroris

Hal itu karena TNI dan Polri telah memiliki Memorandum of Understanding (MoU) berbentuk Bawah Kendali Operasi (BKO).

Demikian diutarakan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/5).

"Sebelum ada PP, kami memiliki MoU dengan Kepolisian diluar konteks UU TNI ya, bentuknya BKO," jelasnya.
"Sebelum ada PP, kami memiliki MoU dengan Kepolisian diluar konteks UU TNI ya, bentuknya BKO," jelasnya.

Menurut Marsekal Hadi, kebijakan BKO dapat digerakkan lantaran telah tercantum dalam MoU lama yang masuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

"Pakai yang lama, masuk dalam OMSP juga namun payung hukum nya menggunakan MoU perbantuan antara TNI dengan Polri," jelasnya.

"Sehingga apabila diperlukan saat ini dalam rangka menanggulangi teroris, kami bisa mem-BKO-kan pasukan khusus TNI," demikian Marsekal Hadi. [sam]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya