Berita

Foto: Ist

Nusantara

Dizalimi Pengembang, Penghuni Apartemen Mengadu Ke Dewan

RABU, 23 MEI 2018 | 20:51 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Perwakilan penghuni 18 apartemen di Jakarta, mengikuti rapat dengar pendapat dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, dan Ketua Komisi D Iman Satria, serta pemerhati masalah apartemen dan juga tokoh masyarakat Alex Asmasubrata.

Mereka untuk mengungkapkan sejumlah permasalahan, terkait pengelolaan apartemen yang dikuasai pengembang.

"Kami serba susah jika pengelolaan apartemen dikuasai pihak pengembang, bayar listrik lebih mahal karena dikenai biaya tambahan oleh pengembang. Belum lagi biaya lainnya seperti air, parkir, keamanan dan berbagai biaya lainnya," kata salah seorang perwakilan penghuni apartemen Agnes Lio di gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (23/5).


Dengan memaparkan permasalahannya, Agnes berharap, DPRD dapat membantu penghuni agar dapat mengelola sendiri apartemen yang ditempati tanpa campur tangan pengembang. Menurutnya dengan pengelolaan sendiri, biaya-biaya tambahan seperti yang saat ini dipungut oleh pengembang dapat dihindari.

Agnes juga berharap, sertifikat hak milik bagi pembeli segera diserahkan oleh pengembang.

"Kami meminta pengelolaan apartemen diserahkan kepada penghuni. Kemudian kami juga minta sertifikat hak milik segera diberikan," kata Agnes yang menempati Apartemen Hayam Wuruk ini.

Perwakilan dari Apartemen Graha Cempaka Mas, Yustiani, mengungkapkan penghuni di apartemennya telah berjuang lama untuk dapat mengelola sendiri apartemen yang ditempati. Hasilnya mulai nampak berkat bantuan DPRD, karena saat ini kepengurusan Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) yang sah, telah ditandatangani oleh Kepala Dinas Perumahan DKI.

"Apartemen Graha Cempaka Mas sekarang merdeka, karena sudah terbentuk satu-satunya kepengurusan tunggal dengan kepemimpinan Ketua Pengurus Tonny Soenanto. Kami berharap, saudara-saudara kami sesama penghuni apartemen di seluruh Jakarta dapat merdeka juga seperti kami dengan bisa mengurus sendiri apartemennya dan tidak dijadikan 'sapi perah' oleh pengembang. Melalui pertemuan dengan DPRD ini, kami berharap dapat dibantu bagi teman-teman kami," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, menilai persoalan apartemen di Jakarta dapat dituntaskan di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno.

Syaratnya seluruh penghuni apartemen bersatu, sehingga saat dilakukan pemilihan pengurus mereka dapat menang dan mengalahkan pengurus bentukan pengembang.

"Mari kita berjuang bersama-sama menyelesaikan masalah ini. DPRD pasti akan membela kepentingan masyarakat penghuni apartemen," ujarnya.

Taufik juga meminta penghuni apartemen tidak takut melaporkan penyimpangan yang dilakukan pengembang. Seperti tindakan pengembang yang mematikan aliran listrik milik penghuni yang memprotes kebijakan, atau mengintimidasi penghuni, semuanya adalah tindakan kriminal yang tidak bisa dibenarkan.

"Silakan laporkan kepada kami di DPRD DKI, dan kami pasti akan memanggil pengembang itu dan akan menuntut mereka yang bertindak sewenang-wenang," tutup Taufik. [nes]


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya