Berita

Dunia

Benda Diduga Bahan Peledak Diamankan Dari Masjid Ini

SENIN, 14 MEI 2018 | 07:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Benda yang diduga merupakan bahan peledak ditemukan di sebuah masjid di dekat kota pelabuhan Afrika Selatan Durban akhir pekan kemarin.

"Pasukan bom sekarang ada di masjid dan mereka akan memberi kami laporan jika itu adalah alat peledak atau tidak," kata Simphiwe Mhlongo, juru bicara Direktorat Penyelidikan Kejahatan Prioritas, sebuah unit polisi elit yang dikenal sebagai "Hawks".

Dia mengatakan masjid telah disapu oleh para penyelidik sebelumnya dan bahwa tidak ada yang mencurigakan ditemukan pada waktu itu.


Rekaman dari jaringan berita TV eNCA menunjukkan kehadiran polisi besar di masjid dan jamaah dan penonton berkumpul di luar, ratusan meter jauh di belakang garis polisi.

Prem Balram, juru bicara Unit Reaksi SA, layanan darurat swasta setempat mengatakan bahwa masjid dan rumah-rumah di daerah itu dievakuasi setelah perangkat yang menyerupai bom ditemukan di dalam gedung.

Dimuat Reuters, masjid itu merupakan lokasi kejadian penikaman pekan kemarin di mana tiga pria bersenjata dengan senjata dan pisau menyerang jamaah di masjid dekat Durban. Satu orang tewas setelah tenggorokannya digorok, dan dua lainnya terluka.

Tidak ada penangkapan yang dilakukan sehubungan dengan serangan itu. [mel]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya