Berita

Politik

Fadli Zon Yakin Kemenangan Mahathir Akan Menular Ke Prabowo

JUMAT, 11 MEI 2018 | 19:21 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyambut positif kemenangan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri baru di Malaysia.

Kemenangan yang menjadi babak baru bagi oposisi di negeri jiran tersebut diyakininya berdampak pada situasi politik Indonesia.

"Saya kira, Indonesia hawanya sudah begitu, hawanya di mana-mana saya datangi berbagai tempat, ada #2019GantiPresiden," ujar Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).


Kemenangan oposisi Malaysia dinilai Fadli Zon sebagai tanda-tanda zaman akan adanya perubahan di Indonesia lewat Pilpres tahun depan.

"Kemenangan Mahathir itu bisa menjadi semacam tanda-tanda zaman, bahwa di Indonesia bisa terjadi perubahan di tahun depan," terangnya.

Kemenangan Mahathir juga menjadi bukti bahwa oposisi di manapun memiliki peluang besar untuk berkuasa sekaligus bukti bahwa usia tidak menjadi hambatan dalam berpolitik. Mahathir sendiri sudah berusia 92 tahun.

"Yang terpenting adalah kapasitas, kapabilitas, dan sebagainya," ujar Fadli Zon.

Ia katakan, kemenangan oposisi Malaysia menjadi inspirasi bagi koalisi pendukung Prabowo Subianto dalam memperjuangkan kemenangan di Pilpres 2019.

"Inspirasi juga. Artinya persisten, satu determinasi, dan perjuangan untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat itu akan membuahkan hasil," imbuhnya.

Apalagi, lanjutnya, oposisi di Malaysia dan Indonesia sama-sama menerima kriminalisasi dari penguasa.

"Bayangkan saja, orang seperti Anwar Ibrahim selama puluhan tahun bolak-balik masuk penjara, difitnah. Kemudian oposisi yang tak mendapatkan tempat juga dikriminalisasi, sekarang bisa berkuasa. Saya kira ini serupa ya," tambahnya. [ald]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya