Berita

Mahathir Mohamad/CNA

Dunia

Mahathir Mohamad Siap Usut Skandal 1MDB Yang Seret Najib Razak

JUMAT, 11 MEI 2018 | 07:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Malaysia yang baru terpilih Mahathir Mohamad mengatakan pemerintahnya akan fokus pada keuangan negara dan manajemen ekonomi, dan berjanji untuk mengembalikan miliaran dolar yang hilang dalam skandal korupsi di dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Kami bermaksud untuk membangun ekonomi Malaysia dengan bantuan investor dari dalam dan luar negeri," kata Mahathir pada konferensi pers di Petaling Jaya tak lama setelah dia diambil sumpah pada Kamis malam (10/5)


"Kami akan mencoba membuat ringgit setinggi mungkin," tambahnya sambil menekankan bahwa tidak boleh ada penyebab devaluasi ringgit.

"Kami akan mencoba membuat ringgit setinggi mungkin," tambahnya sambil menekankan bahwa tidak boleh ada penyebab devaluasi ringgit.

Da juga menyinggung skandal 1MDB yang menyeret-nyeret nama Perdana Menteri sebelumnya yang juga bekas rivalnya di pemilu kemarin, Najib Razak

"Kami percaya bahwa kami bisa mendapatkan sebagian besar uang 1MDB kembali. Kita harus meningkatkan kepercayaan investor dalam administrasi," tambahnya

Selain itu, PM 92 tahun ini juga berjanji untuk membentuk pemerintahan yang baik.

"Kami sangat ingin memastikan konstitusi ditegakkan dan hukum negara adalah apa yang akan membimbing kita dalam administrasi kita," tegasnya seperti dimuat Channel News Asia. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya