Berita

Kedatangan Rektor Unas, Menaker Dukung Terwujudnya Cyber University

KAMIS, 10 MEI 2018 | 20:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri menerima kunjungan Rektor Universitas Nasional (Unas) El Amry Bermawi Putera di kantor Kemnaker Jakarta, Rabu (9/5).

Rektor Unas itu melaporkan pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Hankuk University of Foreign Studies Korea Jong Youn Cho untuk mendirikan Cyber University di Indonesia. 
 
Cyber University yang terletak di jalan Bambu Kuning, Pejaten, Jakarta Selatan itu diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada banyak anak bangsa di manapun mereka berada untuk bisa mengenyam pendidikan tinggi dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang kini semakin canggih.


"Dengan studio siber yang dimiliki Unas  bisa dapat membantu pemerintah dalam bidang pelatihan dan pendidikan berbasis degree dan non degree. Studio di Unas ini terbaik se-Asia dan pertama ada di Indonesia,"  kata Amry.

Melalui studio terbaik itu, kata Amry Unas juga bisa memilih professor terbaik maupun di dunia serta akuntan untuk bisa mengajar di studio Siber, Unas.

"Kita rekam, edit dengan suara bagus dan gambar serta background yang indah. Jadi pendidikan di Cyber Universitas massal cepat, terjamin dan bermutu," katanya.

Hankuk University Of Foreign Studies Korea, kata Amry merupakan universitas nomor satu di Korea dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di bidang pendidikan. UNAS merasa bangga dan berterima kasih atas kerjasama ini mengingat sebelum memutuskan bekerjasama dengan UNAS.

“Hankuk University Of Foreign Studies Korea telah menjajaki kerjasama dengan banyak perguruan tinggi negeri dan swasta namun akhirnya pilihan itu jatuh  di Unas," katanya.

Sementara, Menaker Hanif Dhakiri menyatakan dukungan bagi Unas dan menyambut positif tawaran program pendidikan melalui perguruan tinggi digital. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk TKI yang ingin bekerja ke Korea dengan  belajar bahasa Korea dan mendapat sertifikat.

Menaker Hanif mengakui  pembelajaran berbasis online atau berbasis Teknologi Informasi Kampus (TIK)  memang sudah diterapkan oleh beberapa universitas di Indonesia.

“Cyber University merupakan hal yang baru di negara ini. Meskipun mengikuti perkembangan teknologi, metode cyber ini tidak lantas menggantikan pertemuan tatap muka dengan dosen," kata Hanif. [dzk]

 

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya