Berita

Antonio Guterres/Net

Dunia

AS Mundur Dari Kesepakatan Nuklir Iran, PBB Khawatir

RABU, 09 MEI 2018 | 11:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekjen PBB Antonio Guterres mengaku prihatin dengan langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) dan akan mulai memulihkan kembali sanksi terhadap Iran.

"Saya secara konsisten menegaskan bahwa JCPOA mewakili pencapaian besar dalam non-proliferasi nuklir dan diplomasi dan telah berkontribusi pada perdamaian dan keamanan regional dan internasional," kata Guterres dalam keterangan yang dirilis PBB pekan ini.

Pernyataan itu dikeluarkan setelah Trump mengumumkan akan menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir bersejarah tahun 2015 itu.


Guterres berharap bahwa kendati Amerika Serikat menarik diri, semua pihak lainnya yang terikat dengan perjanjian akan bisa bertahan dengan kesepakatan tersebut.

"Saya meminta peserta JCPOA lainnya untuk mematuhi sepenuhnya komitmen masing-masing berdasarkan JCPOA dan semua Negara Anggota lainnya untuk mendukung perjanjian ini," tegasnya. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya