Berita

Istana Negara/Net

Politik

Pengamat: Istana Untuk Kepentingan Negara Bukan Parpol Tertentu

SELASA, 08 MEI 2018 | 17:10 WIB | LAPORAN:

. Sekretariat Kabinet dan pihak Istana Negara harus segera menjelaskan kepada masyarakat luas terkait pertemuan para sekjen parpol pendukung Presiden Joko Widodo di Kantor Sekretariat Kabinet, Komplek Istana, Jakarta, Senin kemarin (7/5).

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menegaskan, rapat untuk kepentingan politik yang difasilitas negara sangat tidak elok.

"Tidak elok karena Istana Negara harusnya digunakan untuk kepentingan negara, bukan untuk kepentingan partai dan kelompok tertentu," tegas Ujang saat berbincang dengan redaksi, Selasa (8/5).


Karenanya, pengajar dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) ini mendesak pihak Sekretariat Kabinet umumnya Istana Negara untuk segera melakukan klarifikasi agar masyarakat tidak marah.

"Harus klarifikasi ke masyarakat. Jangan sampai masyarakat marah. Karena Istana digunakan untuk kepentingan dan kelompok tertentu," ujar Ujang mendesak.

Senin kemarin, para sekjen parpol pengusung Jokowi di Pilpres 2019 mengadakan pertemuan. Mereka adalah sekjen dari PDIP, Partai Golkar, PKB, PPP, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKPI, Partai Perindo dan PSI. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya