Berita

Foto: BBC

Dunia

30 Anak Jadi Korban Tewas Serangan Udara Terbaru Di Afghanistan

SELASA, 08 MEI 2018 | 07:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 30 anak tewas dan 51 lainnya luka-luka dalam serangan udara terbaru yang terjadi di Afghanistan bulan lalu, tepatnya di Kunduz di timur laut negara.

Dimuat BBC, merujuk pada laporan PBB yang dirilis pekan ini menemukan bahwa hasil penyelidikan menemukan bahwa selain korban tewas anak-anak, juga terdapat korban tewas orang dewasa. Mereka tewas terkena serangan dari roket dan senapan mesin berat dari helikopter saat upacara terbuka tengah berlangsung di dekat sekolah agama.

Pasukan Afghanistan mengklaim bahwa serangan itu menargetkan pejuang kelompok militan Taliban.


Namun Taliban membantah ada militan yang hadir selama serangan udara tersebut.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (Unama) mengatakan bahwa sementara tidak dapat mengkonfirmasi atau menyangkal kehadiran pejuang Taliban pada saat serangan udara, namun jatuhnya korban sipil mebuat pertanyaan besar soal sejauh mana pemerintah melakukan langkah-langkah konkret untuk mencegah korban sipil berjatuhan.

Laporan itu menambahkan bahwa tingginya jumlah korban anak menimbulkan kekhawatiran tentang penghormatan Pemerintah terhadap aturan tindakan pencegahan dan proporsionalitas di bawah hukum humaniter internasional. [mel]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika, Martin Kembali ke Puncak Klasemen

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:27

Prabowo dan El-Sisi Kecam Keras Pembangunan Permukiman Ilegal Israel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:20

Gus Lilur Minta KPK Usut Dugaan Aliran Dolar di Muktamar NU

Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:06

Quiles Juara Moto3 Mandalika, Veda Ega Finis Keenam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:52

Koperasi Didorong Bergerak ke Sektor Produksi Hingga Keuangan

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:44

Mesir Tambah Beasiswa untuk Mahasiswa Kedokteran, Teknik, dan Sains Indonesia

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:42

20 Kapolres dan Kapolresta Pulau Jawa Dirombak Jenderal Suyudi

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:33

Prabowo Bidik Penguatan Ekonomi RI-Mesir Lewat Perjanjian Dagang dan Dana Investasi Bersama

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:14

Krisman Harefa Gugat MSIG Life Insurance Indonesia Rp1 Miliar ke PN Jaksel

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:11

Muzakarah Tauhid Sufi Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat

Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:01

Selengkapnya