Berita

Mahmoud Abbas/Net

Dunia

Mahmoud Abbas Minta Maaf Atas Pernyataan Tentang Holocaust

SABTU, 05 MEI 2018 | 12:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas meminta maaf pasca pidato kontroversialnya soal Holocaust.

Dia dituduh antisemitisme setelah mengatakan bahwa  penindasan historis orang Yahudi Eropa telah disebabkan oleh perilaku mereka, bukan oleh agama mereka.

Hal itu membuat geram Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu serta pihak Uni Eropa dan Amerika Serikat.


Menanggapi banyaknya kecaman, Abbas jelang akhir pekan ini mengatakan bahwa dia menolak antisemitisme dalam segala bentuknya. Dia juga menyebut Holocaust sebagai kejahatan paling keji dalam sejarah.

"Jika orang tersinggung dengan pernyataan saya di depan PNC (Dewan Nasional Palestina), terutama orang-orang yang beragama Yahudi, saya minta maaf kepada mereka. Saya ingin meyakinkan semua orang bahwa itu bukan niat saya untuk melakukannya, dan untuk menegaskan kembali rasa hormat saya sepenuhnya untuk iman Yahudi, serta agama monoteistik lainnya," kata Abbas dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya di Ramallah seperti dimuat The Guardian. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya