Berita

Kanye West/Net

Dunia

Senator Nigeria Undang Kanye West Ke Pelabuhan Budak Afrika

SABTU, 05 MEI 2018 | 12:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang senator Nigeria mengundang rapper Amerika Kanye West untuk mengunjungi pelabuhan budak di Afrika. Undangan itu dimaksudkan agar West bisa belajar lebih banyak soal perdagangan budak Afrika ke Amerika Serikat di masa lalu.

Undangan itu dilayangkan setelah Kanye West membuat pernyataan kontroversial selama wawancara dengan TMZ pekan ini. Dia mengatakan bahwa perdagangan budak kulit hitam di Amerika Serikat selama 400 tahun adalah sebuah pilihan.

Menyusul pernyataan tersebut, seperti dimuat BBC, anggota parlemen vokal Nigeria Shehu Sani mengatakan pernyataan musisi itu mengecewakan.


"Jika Kanye West berpikir perbudakan adalah sebuah pilihan, kami akan menawarkan tiket gratis dan pemandu wisata untuk mengunjungi rute perbudakan dan kamp di Badagry, Lagos, Ouida, Republik Benin, Ghana dan Pulau Goree di Senegal, tulisnya di akun Twitternya.

Anggota parlemen itu mengacu pada peninggalan di pantai Afrika Barat di mana orang-orang diperbudak dan dijual ke Amerika. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya