Berita

Yaman/Net

Dunia

Pasukan Khusus AS Bantu Saudi Lawan Pemberontak Houthi Di Yaman?

SABTU, 05 MEI 2018 | 10:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat mengerahkan satu tim tentara Pasukan Khusus ke perbatasan Arab Saudi dengan Yaman untuk membantu menemukan dan menghancurkan persembunyian rudal balistik yang digunakan oleh pemberontak Houthi untuk menyerang ibukota Saudi, Riyadh.

Begitu laporan yang dirilis media New York Times dengan mengutip para pejabat Amerika Serikat dan diplomat Eropa yang tidak disebutkan namanya pekan ini.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Pasukan Khusus Amerika Serikat itu terdiri dari satu tim yang terdiri dari puluhan pasukan Baret Hijau. Mereka dikirim ke perbatasan Saudi-Yaman pada Desember tahun lalu.


Mereka tiba beberapa minggu setelah rudal balistik dari Yaman mendekati Riyadh.

Laporan yang sama juga menyebut bahwa pasukan khusus Amerika Serikat sedang melatih pasukan Saudi untuk mengamankan perbatasan mereka, dan bekerja dengan analis intelijen Amerika untuk membantu menemukan lokasi rudal Houthi di Yaman.

Pasukan Amerika Serikat juga disebut-sebut bekerja dengan pesawat pengintai untuk melacak senjata Houthi dan lokasi peluncuran mereka.

New York Times
, seperti dimuat ulang Al Jazeera, mengabarkan bahwa pengerahan pasukan sebagai eskalasi berkelanjutan perang rahasia Amerika.

Langkah itu jelas bertentangan dengan klaim militer AS bahwa bantuannya kepada pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman terbatas pada "dukungan non-tempur".

Namun demikian belum ada konfirmasi resmi atas kabar tersebut. [mel]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya