Berita

Jean-Marc Janaillac/BBC

Dunia

Kesepakatan Gaji Baru Ditolak Karyawan, Bos Air France-KLM Mundur

SABTU, 05 MEI 2018 | 10:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala maskapai penerbangan Air France-KLM, Jean-Marc Janaillac memilih untuk mengundurkan diri jelang akhir pekan ini.

Langkah itu diambil di tengah protes karyawan Perancis yang menuntut kenaikan upah. Dia mengundurkan diri setelah staf Perancis menolak kesepakatan pembayaran baru.

"Saya menerima konsekuensi dari pemungutan suara ini dan akan mengajukan pengunduran diri saya kepada dewan Air France dan Air France-KLM dalam beberapa hari mendatang," katanya.


Dalam surat suara, 55 persen dari karyawan Perancis menolak kesepakatan itu.

Air France-KLM sendiri merupakan salah satu maskapai penerbangan terbesar di Eropa. Maskapai ini telah mengalami serangkaian protes dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam pemungutan suara, karyawan perusahaan menolak kenaikan gaji 7 persen selama empat tahun ke depan.

"Ini adalah kekacauan besar yang hanya akan membuat senyum di wajah para pesaing kami," kata Janaillac dalam konferensi pers.

Dia mengatakan dia berharap kepergiannya akan memicu kesadaran kolektif yang lebih.

Chief executive berusia 65 tahun itu diketahui telah bekerja selama kurang dari dua tahun. Dia sebelumnya berjanji untuk berhenti jika kesepakatan gaji ditolak.

Dia telah berusaha memangkas biaya di perusahaan, di tengah meningkatnya persaingan dari maskapai penerbangan bertarif rendah dan operator nasional Teluk. [mel]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya