Berita

Bakso Swedia/Net

Dunia

Resep Bakso Khas Swedia Ternyata Dibawa Dari Turki Di Abad Ke-18

JUMAT, 04 MEI 2018 | 12:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bakso Swedia merupakan salah satu kuliner yang terkenal di dunia dan diketahui berasal dari Swedia.

Namun fakta baru-baru ini mengejutkan pencita kuliner di seluruh dunia. Pasalnya, akun Twitter resmi Swedia menyatakan bahwa hidangan itu mungkin berasal dari Turki.

"Bakso Swedia sebenarnya didasarkan pada resep Raja Charles XII yang dibawa pulang dari Turki pada awal abad ke-18," kata tweet itu.


"Mari kita tetap berpegang pada fakta!" sambung keterangan itu, seperti dimuat CNN.

Postingan ini telah menarik ratusan komentar dari pengguna Twitter, yang tampaknya sangat terkejut, cemas, dan geli.

Bakso Swedia secara tradisional dimakan dengan saus cokelat krim, kentang tumbuk atau rebus dan selai lingonberry, bumbu manis yang sangat populer di Eropa Utara dan terbuat dari buah beri yang terkait dengan cranberry dan blueberry.

Raja Charles XII mengambil tahta pada 1697 pada usia 15 dan kemudian menghabiskan beberapa tahun di Bender (sekarang Bendery di Moldova), yang berada di bawah kekuasaan Turki, sebelum kembali ke Swedia pada 1715. Pada saat itu, dia diduga membawa resep bakso tersebut. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya