Berita

Foto: Net

Dunia

Asia Jadi "Rumah" Dua Pertiga Gedung Pencakar Langit Dunia

KAMIS, 03 MEI 2018 | 14:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kawasan Asia kini menjadi rumah bagi lebih dari 63 persen bangunan tertinggi di dunia.

Fakta ini menjadikan Asia sebagai pemimpin global dalam gedung pencakar langit dunia.

Menurut data yang baru dirilis Dewan Bangunan Tinggi dan Habitat Perkotaan pekan ini, wilayah timur tampaknya telah menjadi rumah bagi lebih dari 3.600 bangunan pencakar langit.


Pengumpulan data ini difokuskan pada struktur bangunan yang melebihi 150 meter.
 
Dimuat Russia Today, laporan yang sama menunjukkan bahwa China menyumbang bagian terbesar dari angka itu dengan 2.306 gedung pencakar langit yang memiliki tinggi 150 meter atau lebih tinggi.

China mungkin segera membanggakan memiliki lebih banyak bangunan lebih tinggi lebih dari 300 meter daripada negara lain.

Dalam hal banyaknya gedung pencakar langit, Asia meninggalkan Amerika Utara jauh di belakang, dengan Amerika Serikat mendominasi wilayah dengan total 943 gedung pencakar langit. Lebih dari 78 persen dari pencakar langit itu lebih tinggi dari 150 meter, 19 persen melebihi 200 meter, dan selebihnya memiliki tinggi lebih dari 300 meter. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya