Berita

Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB: Perjanjian Nuklir Dengan Iran Adalah Kemenangan Diplomatik

KAMIS, 03 MEI 2018 | 11:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk tidak meninggalkan kesepakatan internasional yang dirancang untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Berbicara kepada BBC, Guterres mengatakan ada risiko nyata perang jika perjanjian tahun 2015 tidak dijaga.

Dia menekankan bahwa perjanjian Iran adalah kemenangan diplomatik penting dan harus dipertahankan.


"Kita tidak boleh memotongnya kecuali kita memiliki alternatif yang baik," kata Gutteres.

"Kami menghadapi masa-masa berbahaya," sambungnya.

Trump sendiri diketahui telah menjadi kritikus kuat dari perjanjian itu, di mana Iran setuju untuk membatasi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.

Namun Trump memiliki waktu sampai 12 Mei mendatang untuk memutuskan apakah akan tetap dengan kesepakatan itu atau hengkang. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya