Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Perjanjian Damai Korut-Korsel Tak Pengaruhi Kehadiran Pasukan AS Di Semenanjung

KAMIS, 03 MEI 2018 | 10:22 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Korea Selatan Moon Jae In mengatakan bahwa pasukan Amerika Serikat akan tetap berada di Semenanjung Korea, kendati perjanjian damai dengan Korea Utara tercapai.

Moon mengatakan bahwa kehadiran pasukan Amerika Serikat tidak ada hubungannya dengan penandatanganan perjanjian perdamaian dengan Korea Utara.

"Pasukan Amerika Serikat yang ditempatkan di Korea Selatan adalah masalah terkait aliansi antara Korea Selatan dan Amerika Serikat. Ini tidak ada hubungannya dengan penandatanganan perjanjian damai," kata juru bicara Moon Kim Eui-kyeom pada konferensi pers seperti dimuat Russia Today.


Pernyataan itu datang sebagai tanggapan terhadap artikel majalah Luar Negeri yang ditulis oleh penasehat presiden, Moon Cung-in, di mana dia menyatakan bahwa akan sulit untuk membenarkan pasukan Amerika Serikat terus hadir di Korea Selatan, jika perdamaian disimpulkan dengan Utara.

Juru bicara itu memperingatkan penasehat untuk tidak menimbulkan kebingungan dengan komentar seperti itu. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya