Berita

Iran/Net

Dunia

Iran: PM Israel Bermain Permainan Anak-anak Yang Konyol

SELASA, 01 MEI 2018 | 14:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat ini tengah memainkan permainan yang naif dan kekanak-kanakan.

"Apa yang kami lihat dari Netanyahu hanyalah acara kekanak-kanakan dan konyol," kata Araqchi awal pekan ini.

Pernyataannya itu dibuat untuk menanggapi pidato Netanyahu yang disiarkan di televisi Iran di mana dia mengatakan bahwa Iran telah berbohong soal program senjata nuklirnya.


Netanyahu juga mengklaim bahwa dia memiliki file-file rahasia soal perkembangan nuklir Iran.

Araqchi menambahkan bahwa tuduhan Israel terhadap Iran itu terbukti salah terutama pasca Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa Iran patuh dengan kesepakatan 2015 lalu.

Araqchi juga mengatakan bahwa Netanyahu saat ini telah mencoba mempengaruhi keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Dia lebih lanjut mencatat bahwa Iran tidak peduli dengan tuduhan Netanyahu. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya