Berita

Foto/Net

Nusantara

Abang Tukang Becak Ditelepon Polisi Sebelum Tenda "Ganti Presiden 2019" Dicopot

SABTU, 21 APRIL 2018 | 08:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Abang tukang becak bernama Supriadi menceritakan pencopotan tenda becak yang ada tulisa "Ganti Presiden 2019" oleh polisi.

Supriadi adalah warga jalan Cangkul, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Jelas Supriadi, sebelum tenda becaknya diambil oleh polisi, dia terlebih dahulu ditelepon oleh personel polisi bernama Ari. Sang polisi memberitahukan akan mengambil tenda becaknya.


"Kemarin saya ditelepon polisi, namanya Bang Ari, kebetulan memang saya kenal. Dia (polisi) ngomong akan mengambil tenda becak punya saya, tapi baru tadi pagi diambil tendanya," beber Supriadi, Jumat (20/4), seperti dilansir dari RMOL Sumut.

Saat ditanya apa alasan polisi mengambil tenda becak milikinya, Supriadi yang juga punya usaha kedai kering mengatakan bahwa alasan polisi mengambil untuk menjaga kekondusifan.

"Dia ngambilnya persuasif kok. Alasan diambil katanya supaya enggak ribut, dan juga belum masa kampanye Presiden. Nanti takutnya kalau dipasang bisa menimbulkan hal hal yang tidak kita inginkan," kata Supriadi menirukan ucapan polisi itu.

Supriadi menambahkan, diambilnya tenda becaknya itu, menurut pengakuan sang polisi karena dirinya mendapat perintah melalui telepon dari Polda Sumut.

Lebih lanjut Supriadi mengatakan, tidak hanya tenda becak miliknya saja yang dicopot. Sebelumnya, tenda becak milik temannya bernama Alam juga diambil oleh polisi karena bertuliskan "Ganti Presiden 2019".

"Punya kawan saya juga diambil. Tapi syukurlah diganti uang cetaknya oleh polisi itu Rp 100 ribu untuk dua tenda," katanya.

"Sebenarnya tenda itu baru saja saya ambil dari percetakan. Kami mencetak dua buah, salah satunya kawan saya yang bernama Alam. Namun saat sampai di rumah, teman saya yang bernama Alam mendatangi saya dan menyarankan agar difoto, biar cantik katanya. Lalu foto itu dikirim Alam di group WhatsApp kami, dan dipasang di Facebook oleh kawam saya yang bernama Sutri. Saya sendiri sebelumnya enggak tahu kalau ada di media sosial," tutur Supriadi menambahkan.

Adapun alasan Supriadi memasang tenda becak dengan tagar #2019GantiPresiden karena sangat kecewa dengan pemerintahan saat ini.

"Sebagai orang kecil, keinginan saya memang ingin ganti Presiden di tahun 2019. Saya juga kurang cocok dengan kebijakan pemimpin saat ini. Dimasa sekarang ini, hidup kami semakin susah. Bayangkan saja, BBM semakin naik, tenaga asing terus masuk, lapangan kerja semakin sulit, listrik naik," kata Supriadi. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya