Berita

Oesman Sapta Odang/RMOL

Politik

OSO: Luar Biasa Itu Pak SBY Bertemu Bu Mega

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 11:27 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang (OSO) menepis spekulasi yang bermunculan tentang pertemuan Menkopolhukam, Wiranto dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin (Rabu,18/4).

Ada dugaan pertemuan Wiranto dan SBY bermuatan politik di luar kepentingan ketua dewan pembina Partai Hanura itu sebagai Menkopolhukam. ( baca: Wiranto 'Blak-Blakan' Setelah Bertemu SBY )

"Nggak ada itu loh, saya pikir pertemuan itu pertemuan yang patut diapresiasi karena di dalam musim politik ini memang kewajiban pemerintah apalagi yang membidangi bidang politik untuk mendengar pandangan-pandangan dari tokoh-tokoh politik seperti pak SBY," ujar OSO di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4).


Menurutnya wajar saja kedua tokoh itu bertemu dan sepatutnya diapresiasi.

"Saya kira biasa-biasa saja, yang luar biasa biasa itu kalau Pak SBY nanti bertemu dengan Bu Mega," cetusnya.

Ditanya isi pembicaraan Wiranto dan SBY dalam pertemuan tersebut, OSO berdalil tidak tahu.  

"Saya kira nggak bisa saya jelasin karena saya nggak dengar ya, kedua memang spekulasi-spekulasi ini pantas terjadi dan pantas anda tanyakan apa yang dibicarakan, namun hanya mereka berdua yang pantas menjelaskan apa yang dibicarakan," ujar OSO.

Menurut OSO, pokok utama pembicaraan kedua tokoh itu semata memastikan Pemilihan Presiden 2019 nanti berjalan lancar.

"Begini, pemerintah itu harus konsisten untuk mengajak semua pihak partai politik membicarakan tentang bagaimana agar Pilpres itu bisa berjalan dengan lancar dan baik, itu saya pikir pokok utama pembicaraannya yang pasti dilakukan oleh kedua belah pihak," urai ketua DPD RI ini.[wid]



Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya