Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Jutaan Warga Puerto Riko Hadapi Pemadaman Listrik Terburuk Pasca Badai Maria

KAMIS, 19 APRIL 2018 | 08:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jutaan warga Puerto Rico mengalami pemadaman listrik parah di banyak wilayah di seluruh pulau hampir pekan ini.

Pemadaman listrik parah ini terjadi tujuh bulan setelah Badai Maria menghancurkan sebagian besar infrastruktur dan jaringan listrik pulau itu.

Otoritas wilayah Amerika Serikat yang dikenal sebagai Prepa itu, mengatakan bahwa pihaknya berupaya memulihkan layanan kepada hampir 3,4 juta orang dalam waktu 24 hingga 36 jam.


Prepa mengatakan, ekskavator yang dioperasikan oleh kontraktor di wilayah selatan pulau itu menyebabkan pemadaman listrik semakin buruk.

Dimuat BBC, ini adalah gangguan terbaru dan terbesar untuk memukul upaya pemulihan pulau.

Seorang juru bicara Prepa mengatakan bahwa pihaknya kini memprioritaskan kembalinya jaringan listrik ke rumah sakit, bandara San Juan, sistem pompa air dan sistem keuangan karena dinilai sangat krusial.

Warga Puerto Riko sendiri telah mengalami pemadaman listrik parah sejak Badai Maria yang masuk kategori 4 menghantam pulau tersebut September tahun lalu. Itu adalah badai terburuk yang menimpa wilayah Amerika Serikat dalam 90 tahun terakhir.

Menurut konsultasi penelitian Grup Rhodium, ini adalah pemadaman terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya