Berita

TGB/Net

Politik

Gubernurnya Sibuk Nyapres, Ternyata Pertumbuhan Ekonomi NTB Terendah Se Indonesia

RABU, 18 APRIL 2018 | 13:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2017 hanya pada angka 5.07 persen. Capaian ini lebih rendah dari target yang dipasang yakni 5,2 persen.

Di tingkat provinsi seperti dirilis dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2018, Maluku Utara mengalami pertumbuhan tertinggi (7.67 persen) dan terendah Nusa Tenggara Barat (0.11 persen).

Untuk NTB, angka capaian tersebut sangat jauh di bawah target yakni di atas 5 persen.


Di percaturan politik nasional jelang Pilpres 2019, Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang) sedang ikut berselancar.

Gubernur NTB dua periode itu doyan keliling Indonesia dalam rangka menyongsong pilpres tahun depan. TBG disebut-sebut sangat berambisi menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

Hari ini saja, hari kerja, TGB menghadiri pembukaan Pameran Buku Islam (Islamic Book Fair) 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Kembali kepada soal pertumbuhan ekonomi, hal ini menjadi kelemahan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Sejak Jokowi sapaan akrab kepala negara menjabat tahun 2014, angka 5.07 persen pada tahun 2017 adalah yang tertinggi. Malah, pada tahun 2015, pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 4.79 persen.

Artinya, tantangan kepemimpinan nasional ke depan adalah masalah ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan semua lembaga survei merilis masalah utama rakyat Indonesia adalah kesulitan ekonomi. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya