Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Anak Muda Khonghucu Senang Banyak Yang Dukung Rizal Ramli

RABU, 18 APRIL 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anak muda Khonghucu yang tergabung dalam Generasi Muda Khonghucu Indonesia (GEMAKU) sangat gembira dan bangga atas dukungan beberapa komunitas kepada Dr Rizal Ramli maju pada Pilpres 2019.

"Kenapa? Karena Rizal Ramli merupakan sosok pemimpin yang mengedepankan 'memanusiakan manusia'," kata Ketua GEMAKU Irwan Limansari dalam keterangannya, Rabu (18/4).

RR sapaan akrab ekonom senior itu bagi anak muda Khonghucu ibarat seorang "ayah bunda rakyat". Bayangkan, kepada generasi muda Khonghucu yang minoritas RR sangat peduli dan berkawan dengan baik.


"RR bagaikan mentor yang selalu siap menjaga dan pembimbing bagi generasi muda Khonghucu," ujar Irwan Limansari.

Keputusan RR untuk maju pada Pilpres mendatang disambut baik oleh GEMAKU dan siap menggalang dukungan semua kader untuk membantu memenangkan Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu.

RR diharapkan akan menjadi pemimpin yang layak bagi Indonesia ke depan dimana RR adalah sosok yang berintegritas dan punya kompetensi tinggi di atas rata-rata untuk meyelesaikan problem bangsa yang problem utamanya ada integrity.

Majunya RR di mata generasi muda Khonghucu adalah majunya 'semangat integritas' yaitu 'satunya kata dengan perbuatan'. "Pemimpin sejati ialah pemimpin yang mampu mengarahkan bangsanya berintegritas," sambung Irwan Limansari.

Ditambahkan, majunya RR mungkin akan menjawab juga kegalauan umat Khonghucu di masa pemerintahan Jokowi yang mendegradasikan Perpres Presiden SBY soal Ditjen Khonghucu.

"Semoga RR jika jadi presiden kelak selalu siap hadir mengayomi dan membimbing umat Khonghucu Indonesia. Memperbaiki kelalaian Jokowi soal kepeduliannya terhadap komunitas Khonghucu dan persoalan bangsa yang mendesak untuk segera diperbaiki, baik itu ekonomi, sosial, politik dan budaya," demikian Irwan Limansari. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya